•  
  • PORTAL RADIOGRAFI
  • BUAH KARYA RADIOGRAFER INDONESIA
  • SUMBANGSIH FIKIRAN & PENGALAMAN
  • UNTUK KEJAYAAN PROFESI
Sabtu, 13 Maret 2010 - 07:10:12 WIB
MRA : Stroke dan penyakit serebrovaskuler
Diposting oleh : Ahmad Hariri
Kategori: Aplikasi Klinik - Dibaca: 489 kali

Kebanyakan kasus-kasus iskemia otak disebabkan oleh komplikasi thrombo-embolik dari penyakit-penyakit aterosklerosis atau penyakit jantung, diseksi arteri, displasia fibromuskuler, abnormalitas vaskuler, vaskulitis, vasospasme akibat SAH atau meningitis serta oklusi vena.

Ada empat kondisi patologik aliran darah otak yang umumya menjadi penyebab terjadinya iskemia otak atau infark.
1. Hipoperfusi sistemik yang menyebabkan penurunan seluruh aliran darah otak.  
2. Thrombosis arteri perforating kecil, menyebabkan infark struktur –struktur terdalam         otak seperti basal ganglia atau white matter.
3. Thrombosis total pembuluh-pembuluh besar otak, menyebabkan hilang atau                   berkurangnya perfusi bagian distalnya.
4. Penyakit embolik; bahan-bahan aterosklerotik atau thrombus terlepas dan menyebabkan    gangguan atau tersumbatnya aliran darah pada cabang-cabang yang lebih kecil.

Dari sudut pandang klinis, pasien-pasien dengan stroke thromboembolik di-kelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu pasien-pasien yang menunjukkan gangguan iskemik sirkulasi anterior dan arteri besar (defisit motorik dan sensorik), memerlukan perhatian perhatian pada bifurkasio karotis, arteri serebri media bagian proksimal dan kemungkinan arkus aorta. Kelompok ke dua adalah pasien-pasien yang menunjukkan gejala iskemik sirkulasi posterior (ataxia, vertigo, nausea dan disfungsi saraf kranial), memerlukan evaluasi pada arteri vertebralis proksimal dan distal serta arteri basilaris.

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)