Aplikasi Klinik (5)
CT Scan (8)
E-Books (1)
Komp. Radiologi (2)
Kontras Media (1)
M R I (7)
Patologi Klinis (3)
Proteksi Radiasi (1)
Radiografi (3)
Radioterapi (1)
U S G (1)
















• 23 Februari 2010
Jadwal Penyegaran PPR Bapeten


Selasa, 06 April 2010 - 23:53:56 WIB
TEKNIK PEMERIKSAAN CT. PERFUSI
Diposting oleh : Ahmad Hariri
Kategori: CT Scan - Dibaca: 144 kali


OLEH: ROKHMAD, S.Si

Sejak mulai diperkenalkannya CT-scan pada awal tahun 1970-an oleh Geodfrey Hounsfield, CT-scan telah berkembang dengan pesat. Dengan mulai berkembangnya waktu scaning sampai dengan sub-second dan muncul munculnya tehnologi slip ring yang menyebabkan lahirnya spiral/helical pada tahun 1990 oleh Willy Kalender telah memungkan untuk melakukan pemeriksaan pada bermacam-macam aplikasi yang tidak memungkinkan dilakukan oleh CT-scan generasi konvensional. Meskipun demikian pada beberapa pemeriksaan tertentu seperti pemeriksaan kepala masih dapat dilakukan dengan variasi lama pemeriksaan tergantung pesawat CT-sacn yang digunakan. 

Secara umum pemeriksaan kepala/brain masih mendominasi pemeriksaan CT-scan dilapangan. Standar protokol pemeriksaan kepala/brain berdasarkan hasil survey pada beberapa rumah sakit yang memiliki CT-scan di Indonesia oleh Ardiyanto dan Lombardo tahun 2003 secara umum dilakukan dengan scanogram mulai dari basis cranium sampai dengan vertek. Pemeriksaan CT-scan dengan teknik Perfusi masing jarang dilakukan di Indonesia karena masih terbatasnya CT-scan yang dilengkapi dengan sofware perfusi.

Persiapan pasien.
Seperti halnya prosedur Ct.kepala/brain pada umumnya, pemeriksaan Ct.Perfusi pada kasus stroke non hemoragik dilakukan tanpa persiapan khusus. Hanya benda-benda yang menimbulkan artefak seperti anting-anting, kaca mata, alat bantu dengar, jepit rambut dan lain-lainnya harus dilepas.

Posisioning
Pasien diposisikan supine diatas meja pemeriksaan dengan kepala dekat gantri.
Kepala diposisikan sehingga mid sagital plane sejajar dengan lampu indikator horizontal.
Lengan pasien dapat diatur diatas perut atau disamping tubuh. Untuk menghindari pergerakan pasien dilakukan dengan menempatkan kepala pada head holder dan straining straps untuk tubuh.
Demi kenyamanan pasien dapat diberi selimut. 

download artikel lengkap di menu download atau klik disini.


6 Komentar :

baron 98
16 April 2010 - 08:57:25 WIB

semoga allah kasi antum keberkahan ri...salam kangen u temen-temen 98 ya....
Hotben Pandiangan
30 Maret 2010 - 21:05:35 WIB

Tolong donk brosurnya dikirimkan,ditujuk an k direktur RS, ok deh aq tunggu ya..
Hariri
31 Maret 2010 - 21:02:53 WIB

Aku Bukan Pengurus PARI Bang! Kontak aja tuh nomor-nomer HP-nya kan ada tinggal contact. aku cuma bantu publikasiin aja. Aku sendiri punya brosurnya tapi buat instalasiku lah buat bukti ngirim orang ke sono he...he...he... sorry bro!
relita novida br.tarigan
29 April 2010 - 01:33:03 WIB

berarti banget artikelnya buat aku,,,krn ibuku skrg ini terkena kanker hati lanjut,,,,,terima kasih ya bang,,,,
bowo
08 Agustus 2010 - 07:54:02 WIB

jika sudah ada CTMS apakah masih diperlukan pemeriksaan HRCT?
hariri
08 Agustus 2010 - 11:25:59 WIB

@bowo udah dibaca belum semua artikelnya bos perasaan aku udah nyantumin deh di paragraf ketiga artikel ini. ha....ha....ha.... ngetes nih?
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



/ /


September, 2010
MSSR KJS
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  




022387

Pengunjung hari ini : 15
Total pengunjung : 5335

Hits hari ini : 115
Total Hits : 22387

Pengunjung Online: 5



Apa Profesi Anda Sekarang?

Radiografer
Radiolog
Dosen
Peneliti
Fisika Medik
PNS
Lainnya

Lihat Hasil Poling







Nama :
Website :
Pesan


1