•  
  • PORTAL RADIOGRAFI
  • BUAH KARYA RADIOGRAFER INDONESIA
  • SUMBANGSIH FIKIRAN & PENGALAMAN
  • UNTUK KEJAYAAN PROFESI
Minggu, 08 Januari 2012 - 08:39:23 WIB
SPO : LUMBAL CT
Diposting oleh : Ahmad Hariri
Kategori: CT SCAN - Dibaca: 34 kali

CT-SCAN VERT. LUMBALIS/LUMBOSACRAL
MENGGUNAKAN CT SCAN SIEMENS SENSATION 4
 
Area Pemeriksaan : Lumbal I sampai sacrum I
Topogram/pla : Range 512 mm, Lat
Kontras Media : -
Kec. Injeksi : -

Teknik CT :
Menggunakan protokol SpineSpi, dengan parameter :
- Kv 120, mAs 300, slice collimation 4 X 2,5 mm , Slice width 3 mm
- Feed Rotation 7.5 mm, Rotation time 0,75 s Kernel B20fmedium smooth,Spine
- Untuk pemeriksaan tulang saja menggunakan kernel B60s medium spine
- Bila pemeriksaan hanya untuk SSD atau VRT saja mAS dapat diturunkan sampai 50 %
- Arah pemeriksaan : Cranio-Caudal
- Recontruksi gambaran MPR Sagital dan Coronal, serta VRT Range

Prosedur Pemeriksaan :
  1. Pasien dan atau keluarganya diberikan penerangan mengenai tujuan dan prosedur pemeriksaan sampai dapat memahami manfaat dan resiko pemeriksaan sehingga memberikan persetujuan tentang pemeriksaan yang akan dilakukan.
  2. Pasien dipersilahkan memakai pakaian pasien yang telah disediakan dengan melepas pakaian atas (baju) dan bawah (celana/rok) serta semua material penyebab artefak di daerah abdomen ( BH, ikat pinggang dan sejenisnya bila ada) terlebih dahulu.
  3. Posisi pasien tidur telentang pada meja pemeriksaan dengan posisi feet first, kepala diatur ekstensi. Kedua tangan diatas kepala diatur sedemikian rupa sehingga vert. Thoracal simetris dan berada di tengah ruang scanning, dengan batas bawah sejajar dengan dagu , kemudian pada gantry kontrol panel dinol kan dan matikan laser lamp
  4. Pasien diingatkan kembali tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan dan sedapat mungkin bernapas perlahan selama scanning berlangsung, dengan mengikuti instruksi petugas selama pemeriksaan.
  5. Masukkan data-data identitas pasien dan pemeriksaan pada komputer dengan memasukkan protokol yang dilpilih dan posisi pemeriksaan feet first-supine, dilanjutkan dengan LOAD untuk pembuatan topogram sesuai dengan program yang dipilih
  6. Membuat garis potongan pada topogram sesuai area pemeriksaan dan parameter CT yang telah diprogram, mulai dari Lumbal I sampai sacrum I atau sampai coccygis bila diperlukan untuk melihat fraktur pada daerah tsb.
  7. Setelah itu klik Load untuk melakukan scanning potongan demi potongan dalam keadaan pasien bernapas perlahan selama pemeriksaan berlangsung sampai selesai.
  8. Melakukan pemantauan kondisi pasien dari ruang kontrol selama pemeriksaan berlangsung
  9. Setelah pemeriksaan selesai, bila keadaan pasien baik diperbolehkan meninggalkan ruangan pemeriksaan
  10. Mencetak gambaran scanning ke film melalui printer Dryview menjadi gambar scanning yang diinginkan.


3 Komentar :

belajar baik
09 Februari 2012 - 04:01:09 WIB

terima kasih untuk articelnya gan,jadi bertambah ilmu
manfaat madu
09 Februari 2012 - 23:22:39 WIB

trims sudah berbagi info di internet
puisi remaja
18 Februari 2012 - 02:41:15 WIB

nice artikel, thanks telah berbagi ilmu
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)